Sa'sa Lombo': Satu-satunya Kelurusan

Menarik membaca sebuah artikel yang ditulis oleh L. Pangkat Ali yang menjelaskan tentang makna kata Sasak dan Lombok. Dijelaskan bahwa kata "Sasak" tidaklah berarti rakit dan kata "Lombok" juga bukan berarti cabai sebagaimana biasa diterjemahkan kebanyakan orang. Penulisan yang benar seharusnya "Sa'sa Lombo'" dimana Sa' berarti satu dan Sa'sa dapat diartikan sebagai "satu-satunya". Sementara Lombo' berarti lurus.

Kata "Sasak" sebagai sebutan orang-orang yang mendiami dan kata "Lombok" sebagai sebutan pulau yang didiaminya adalah saling terkait dan tak bisa dipisahkan. Yang jika diterjemahkan prasa "Sa'sa Lombo'" ini mempunyai makna "satu-satunya kelurusan". Dan dijelaskan dalam artikel tersebut bahwa hal tersebut senada dengan cara hidup orang lombok yang cendrung kepada ketaatan.


Orang-orang Lombok dikenal sebagai orang yang mempunyai ketaatan yang besar kepada orang tua dan para pemuka masyarakat. Dan lebih jauh lagi orang Lombok juga sangat terkenal memiliki ketaatan yang kuat kepada agama yang dianutnya. Hal tersebut terlihat jelas dari banyaknya masjid-masjid megah yang berdiri di pulau ini. Dan bahkan pulau Lombok sediri dijuluki sebagai "Pulau Seribu Masjid".


Uraian tersebut tentu penting untuk menjadi sebuah perhatian bagi masyarakat Lombok sendiri khususnya. Dimana dapat dikatakan bahwa kekuatan dari Lombok itu sendiri adalah terletak pada jiwa "ketaatan" mereka; terutama sekali ketaatan kepada Allah Rabb Sesta Alam. Bahwa orang-orang Lombok harus dapat terus memelihara warisan kearifan dari nenek moyong mereka dengan senantiasa sikap dan prilaku yang lurus.

16 views0 comments

Recent Posts

See All