Peresean, Budaya Lombok yang Di Kobarkan Kembali Di Taman Wisata Edukasi Jabal Rahmah


Taman Wisata Edukasi Jabal Rahmah Desa Jango Untuk Pertama Kalinya Ikut Andil Dalam Pagelaran Peresean Se Pulau Lombok. Peresean Di Laksanakan Dalam Rangka Menyambut HUT RI Yang Ke-74 Pada Tanggal 17 Agustus Tahun 2019 Ini.

Peresean Merupakan Suatu Adat,Tradisi Hingga Budaya Sasak Yang Masih Sangat Digemari Oleh Seluruh Masyarakat Lombok Pada Umumnya. Pulau Lombok Memang Tidak Sebesar Pulau Jawa Tetapi Kekayaan Akan Budayanya Yang Unik Dan Tradisional Tidak Perlu Diragukan Lagi. Mulai Dari Tradisi Peresean, Bau Nyale Hingga Budaya Nyongkolan (Pernikahan).

Peresean Adalah Suatu Kesenian Bertarung Yang Dipertontonkan. Dengan Kata Lain Peresean Adalah Suatu Tradisi Bertarung Antara Dua Pria Yang Bersenjatakan Tongkat Rotan (Penyalin) Dan Berperisai Yang Terbuat Dari Kulit Kerbau (Ende). Uniknya Para Petarung Yang Disebut Pepadu Ini Ketika Bertarung Tidak Menggunakan Baju Alias Telanjang Dada, Pepadu Hanya Menggunakan Celana Yang Dibalut Kain Dan Sebuah Penutup Kepala Khas Lombok Yang Disebut Sapu’. Pertarungan Itu Diawasi Oleh Wasit Yang Disebut Pekembar. Ada Dua Pekembar (Wasit) Yang Mengawasi Jalannya Pertarungan Yaitu Pekembar Sedi (Wasit Pinggir) Yang Bertugas Mengawasi Jalannya Pertarungan Diluar Arena Lalu Ada Pekembar Tengak (Wasit Tengah) Yang Mengawasi Serta Memimpin Jalannya Pertarungan. Para Pepadu Biasanya Akan Bermain Dalam 5 Ronde, Dengan Aturan Para Pepadu Tidak Boleh Memukul Anggota Tubuh Bagian Bawah Dan Hanya Diperbolehkan Memukul Anggota Tubuh Bagian Atas. Pertarungan Akan Dianggap Selesai Walau Tidak Habis 5 Ronde Jika Salah Satu Pepadu Mengalami Luka Dibagian Kepala Hingga Berdarah. Meski Bermain Hingga Berdarah-Darah Ketika Selesai Bertarung Para Pepadu Akan Saling Bersalam-Salaman Hingga Berpelukan Untuk Menunjukan Nilai-Nilai Kerendahan Hati Diantara Para Petarung (Pepadu).

Peresean Juga Akan Diiringi Oleh Gamelan Musik Khas Lombok Untuk Membuat Para Pepadu berkobaran Semangat Serta Tak Lupa Komentator Unik Yang Akan Membuat Suasana Pertarungan Semakin Heboh.

Peresean Bukan Sembarang Pertarungan Biasa Tetapi Mengandung Nilai Patriotisme Yang Tinggi Karena Tradisi Ini Berhubungan Dengan Sejarah Pulau Lombok Sendiri.

Asal Muasal Peresean Adalah Merupakan Pelampiasan Emosional Para Raja Di Masa Lampau Ketika Menang Dalam Perang Tanding Melawan Musuh-Musuhnya, Peresean Juga Bertujuan Untuk Melatih Ketangkasan Para Pemuda Untuk Melawan Para Penjajah. Peresean Juga Kerap Dilakukan Dalam Upacara Memohon Hujan Bagi Suku Sasak Ketika Musim Kemarau Pada Jaman Dahulu. Saat Ini Peresean Digelar Pada Saat Meperingati Hari-Hari Tertentu Seperti Hari Kemerdekaan, Hari Ulang Tahun Nasioanal Hingga Untuk Menyambut Para Wisatawan Dari Berbagai Mancanegara Yang Berkunjung Ke Lombok.






6 views0 comments

Recent Posts

See All